ENTIKONG, STARTIMENEWS.COM – Pelaksanaan pembangunan Gedung Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Istiqomah Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, sudah selesai di bangun.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Kalimantan Barat 2, dengan lokasi pekerjaan di MIS Istiqomah Entikong, Kabupaten Sanggau.
Pekerjaan pembangunan dilaksanakan oleh kontraktor PT Lima Danau, berdasarkan Kontrak Nomor PB0104-SPK/37Gs20.1/2025 tertanggal 12 Desember 2025.
Adapun nilai kontrak pekerjaan tersebut sebesar Rp5.872.618.036,80, dengan masa pelaksanaan selama 270 hari kalender. Sementara itu, masa pemeliharaan pekerjaan ditetapkan selama 180 hari kalender.
Pelaksanaan pembangunan gedung sekolah ini menjadi perhatian karena diharapkan tidak hanya selesai sesuai batas waktu yang telah ditentukan, tetapi juga memenuhi seluruh spesifikasi dan ketentuan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen kontrak.
Dengan adanya pembangunan dan renovasi tersebut, diharapkan sarana dan prasarana pendidikan di MIS Istiqomah Entikong semakin memadai sehingga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta memberikan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi para peserta didik.
Pelaksanaan Pembagunan gedung sekolah sudah selesai dan sudah digunakan untuk belajar dan mengajar, time media ini mencoba melakukan wawancara dengan guru Safitri Anwar dan beberapa orang murid diantaranya Wistin siswi kelas 6 MIS Istiqomah Entikong kabupaten Sanggau Kalbar. Senin (28/9/2026)
Guru MIS Istiqomah Entikong, Safitri Anwar, mengatakan pihak sekolah bersyukur setelah sekitar satu pekan menempati gedung baru tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur. Ruangannya lebih luas dan fasilitasnya lebih baik, sehingga anak-anak lebih nyaman belajar,” ujar Safitri.
Menurutnya, gedung baru dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti wastafel, tempat sampah, toilet, pencahayaan yang lebih terang, serta pintu dan jendela yang lebih baik.
Sebelumnya, proses belajar mengajar sempat berlangsung di gedung bekas Puskesmas yang dipinjam sekolah. Kondisi ruangan yang terbatas membuat kegiatan pembelajaran kurang leluasa.
“Dulu kami meminjam gedung Puskesmas lama karena ruangannya sempit. Sekarang alhamdulillah sudah memiliki ruang belajar yang luas,” katanya.
Meski fasilitas gedung lebih baik, Safitri menyebut sekolah masih menunggu sejumlah perlengkapan utama untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, yakni meja, kursi, dan papan tulis.
“Meja, kursi dan papan tulis masih belum datang. Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ke depan sudah tersedia,” pungkasnya.
Dengan menempati gedung baru, pihak sekolah berharap peningkatan sarana tidak berhenti pada bangunan fisik. Kelengkapan meja, kursi, papan tulis dan fasilitas penunjang lainnya juga diharapkan segera terpenuhi agar proses belajar mengajar dapat berlangsung semakin optimal dan kebutuhan siswa dapat terlayani dengan baik.
Selain guru, anak-anak Juga merasa bahagia dan bersyukur karena gedung sekolahnya baru.
“Syukur Alhamdulillah rumah sekolah kami sudah baru dan kami merasa nyaman belajar dan semangat untuk pergi ke sekolah, kami mengucapkan terima kasih, karena rumah sekolah kami sudah dibangun” ungkap wistin mewakili siswa lainnya.
Red. Time












