Entikong, Startimenews.com.– Seorang lansia berusia 91 tahun, Pak Asan, warga Punti Tapau, RT/RW 001/002, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Kamis , (19/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Hingga saat ini Senin ,(24/8/2026) Bapak Asan belum kembali ke rumah.
Informasi tersebut disampaikan Gun, anak keenam Pak Asan, saat ditemui Media Masa di depan rumahnya.
Menurut Gun, sebelum meninggalkan rumah, ayahnya sempat makan terlebih dahulu. Saat pergi, Pak Asan membawa sebuah parang dan takin. Ia mengenakan celana pendek berwarna hitam serta baju berwarna hitam.
“Berangkatnya hari Kamis, sekitar setengah sebelas. Sampai sekarang tidak pulang,” jelas Gun.
Gun mengatakan, keluarga bersama warga telah melakukan pencarian di sejumlah wilayah, termasuk Dusun Punti Tapau dan beberapa dusun lainnya. Informasi mengenai hilangnya Pak Asan juga telah disebarkan melalui grup anggota satpam dan masyarakat.
Namun, hingga pencarian terakhir, keberadaan Pak Asan belum diketahui dan ditemukan.
“Sudah lima hari ini, empat malam kami dan warga mencarinya. Semua keluarga dan warga dua dusun sudah ikut mencari, tetapi sampai semalam belum ada hasil,” ujarnya.
Pencarian bahkan dilakukan hingga malam hari. Menurut Gun, tim pencari mulai bergerak sekitar pukul 21.00 WIB dan baru kembali sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Atas kondisi tersebut, pihak keluarga berharap masyarakat dan berbagai unsur terkait dapat ikut membantu pencarian Pak Asan.
“Harapan kami mudah-mudahan ayahnya segera ditemukan. Walaupun dalam keadaan bagaimana namun harapan saya dan keluarga semoga ayahnya ditemukan masih dalam keadaan sehat walafiat, harap gun dan keluarganya.
Ia juga meminta bantuan masyarakat Entikong, termasuk petugas pemadam kebakaran serta unsur keamanan TNI dan Polri, untuk bersama-sama membantu mencari keberadaan ayahnya.
Dalam pencarian tersebut, sejumlah personel Polsek Entikong, petugas Damkar Entikong, serta warga turut terlibat. Tim Damkar disebut dipimpin Sardini dan dikoordinir oleh Abang Imam Royani bersama anggota lainnya.
Keluarga berharap pencarian dapat segera menemukan titik terang sehingga keberadaan Pak Asan diketahui dan dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Gun turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas Damkar Kecamatan Entikong, Kapolsek Entikong beserta jajaran, serta masyarakat Punti Tapau yang telah ikut membantu melakukan pencarian terhadap ayahnya.
“Terima kasih kepada petugas Damkar Kecamatan Entikong, Kapolsek Entikong, dan seluruh warga Punti Tapau yang telah turut membantu melakukan pencarian bapak saya yang hilang,” pungkas Gun anak pak Asan.
Red. Abang Syamsumen












