ENTIKONG, SANGGAU — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.785.10 Entikong yang berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali tutup pada Senin (10/8/2026). Penutupan ditandai dengan pagar besi yang tertutup karena persediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut habis.
SPBU 64.785.10 yang berada di Jalan Raya Lintas Malindo, Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, merupakan salah satu fasilitas pengisian BBM bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena SPBU menjadi salah satu tempat utama bagi warga untuk memenuhi kebutuhan BBM kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun kendaraan lainnya.
Berdasarkan keterangan pihak pengelola SPBU Entikong, stok BBM telah habis sejak Minggu sore (9/8/2026). Akibatnya, SPBU terpaksa tidak beroperasi pada Senin karena belum mendapatkan pasokan BBM dari Pertamina Pontianak.

Pihak pengelola menyebutkan bahwa pembayaran atau setoran untuk pembelian BBM telah dilakukan. Namun, hingga Senin, pasokan BBM belum juga tiba di SPBU Entikong.
“BBM sudah habis sejak sore kemarin. Hari ini terpaksa tutup karena belum ada pasokan dari Pertamina Pontianak, meskipun uang untuk pembelian BBM sudah kami transfer atau setorkan,” ujar pihak pengelola SPBU Entikong.
Terkait kapan pasokan BBM akan tiba dan SPBU kembali beroperasi, pihak pengelola mengaku belum dapat memastikan. Hal tersebut karena belum ada informasi mengenai jadwal kedatangan mobil tangki yang membawa pasokan BBM untuk SPBU 64.785.10.
Pihak SPBU juga menyampaikan sejumlah kendala dalam proses pengadaan dan distribusi BBM, termasuk terkait mobil tangki serta pasokan BBM yang harus didatangkan dari Pertamina Pontianak.
Kondisi SPBU yang kembali tutup turut menimbulkan keluhan dari masyarakat. Warga yang membutuhkan BBM terpaksa mencari alternatif dengan membeli bahan bakar dari kios-kios eceran yang umumnya dijual dengan harga lebih tinggi.
Keluhan tersebut juga dirasakan oleh para pelajar yang membutuhkan BBM untuk kendaraan mereka. Ketika SPBU tutup, mereka terpaksa membeli BBM di kios-kios eceran untuk menunjang aktivitas sekolah.
Masyarakat berharap ketersediaan BBM di wilayah perbatasan Entikong dapat lebih terjamin sehingga tidak terjadi kekosongan stok yang berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti kapan pasokan BBM berikutnya tiba dan SPBU 64.785.10 Entikong kembali melayani masyarakat.
Red. Mr.x












