Pontianak, Kalbar, Startimesnews.id – Di balik senyum tulus dan semangat yang tak pernah padam, tersimpan kisah luar biasa dari anak-anak hebat SLBN 25 Sintang. Dalam ajang Festival dan Lomba Literasi dan Seni Nasional (FL3SN), serta Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung pada 17–19 Juni 2025 di Hotel Star, Pontianak, mereka kembali membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.
Kompetisi ini mempertemukan siswa-siswi berkebutuhan khusus dari berbagai SLB se-Kalimantan Barat dalam berbagai bidang seni dan keterampilan. Di tengah persaingan yang ketat dan penuh talenta, SLBN 25 Sintang berhasil menyabet lima penghargaan membanggakan:
🌟 Juara 1 Menyanyi Solo – Ireneus Julian Theo (tunanetra), menyentuh hati juri dan penonton dengan suara emas yang jernih dan penuh penghayatan.
🎨 Juara 1 Mewarnai – Petra Hasiholan Gultom (tunagrahita), mengekspresikan imajinasinya lewat warna-warna cerah yang memancarkan semangat dan harapan.
🪵 Juara 2 Kriya Kayu – Kelvin Delvavores (tunagrahita), menunjukkan keterampilan tangan yang luar biasa dalam menciptakan karya yang indah dan bernilai seni tinggi.
🎭 Juara 3 Pantomim – Andhika Pratama (tunarungu), menampilkan ekspresi dan gestur kuat yang menghidupkan cerita tanpa kata dan menggugah emosi penonton.
🎁 Juara 3 Hantaran – Syafa Zaqqiyah Ramanda (tunagrahita), mempersembahkan karya hantaran yang elegan dengan sentuhan budaya yang kuat.
Kepala SLBN 25 Sintang, Nur Rohmah, S.Hum., M.Pd.I, menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian ini.
“Setiap anak memiliki cahaya di dalam dirinya. Tugas kita adalah membantu mereka menemukan dan menyalakannya. Prestasi ini bukan sekadar soal piala, tetapi tentang keberanian mereka untuk bermimpi dan berjuang mewujudkannya,” ujar beliau penuh semangat.
FL3SN dan LKSN bukan hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga panggung yang membuktikan bahwa siswa berkebutuhan khusus mampu berkarya, bersaing, dan menginspirasi. Mereka tidak hanya menampilkan bakat, tetapi juga menyuarakan harapan dan semangat untuk terus maju.
Sejak tahun 2022 hingga 2025, SLBN 25 Sintang telah mengumpulkan 61 medali dan piala dari berbagai kompetisi tingkat daerah, provinsi, hingga nasional. Pencapaian ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menyediakan ruang dan dukungan optimal bagi seluruh siswanya untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi.
Kisah perjuangan dan kemenangan siswa SLBN 25 Sintang adalah cerminan nyata bahwa keterbatasan tidak mendefinisikan masa depan. Justru dari keterbatasan itu lahir kekuatan, ketekunan, dan inspirasi. Anak-anak ini telah mengajarkan kepada kita semua bahwa mimpi tak mengenal batas, dan setiap anak layak diberi kesempatan untuk bersinar.
Karlip Kalbar: Stk












