IRONIS, Seorang Ibu Melahirkan di Dalam Sepit Boot.

Ketapang Manis mata – Startimenews.com (10/4/2025) dengan bantuan Ibu bidan Martini seorang ibu-ibu(Usni 32th) dari Desa Kelampai Kecamatan Manis Mata Kabupaten Ketapang

Melahirkan seorang bayi laki-laki didalam sebuah angkutan sungai (spit boot) tepat pukul 13:30 dipelabuhan pasar Desa Ratu Elok dalam keadaan selamat, usai

melahirkan bayi tersebut segera dilarikan ke puskesmas Manis Mata agar mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan ibu dari bayi tersebut Dengan bantuan warga dan pegawai puskesmas dibopong kedalam ambulance dan segera dibawa ke puskesmas. alhamdulillah ibu dan bayi laki-laki tersebut saat ini dalam keadaan sehat.

“Dodo F”(supir spitboot) dari Desa Kemuning menerangkan, awalnya pasien mau dirujuk ke Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah, mampir dipelabuhan Pasar Desa Ratu Elok bersama Bidan mau membuat Surat Rujukan Di Puskesmas Manis Mata,

tidak disangka tiba-tiba pasien mengalami Kontraksi hebat dan dengan bantuan Bidan Murtini dan petugas Puskesmas pasien langsung melahirkan didalam spitboot. Saya sempat panik lalu meminta bantuan pada warga untuk mengangkut pasien ke Puskesmas Setempat.

“Diva” Suami dari pasien sangat merasa bersyukur atas klahiran putra nya dan menyampaikan ribuan terimakasih kepada petugas medis dan warga yang membantu. Hususnya Bidan Murtini dan saudara Dodo serta Pemerintah Desa Kemuning.

Berkat bantuan alat transportasi air milik Desa Kemuning dan Bidan Kemuning istri dan bayi saya terselamatkan.saya tidak tau apa yang terjadi jika saya memaksakan diri menggunakan jalur darat sedangkan keadaan jalan dimusim penghujan ini sudah tidak dapat saya gambarkan lagi, Tak lupa syukur saya kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan ini melalui Media Startimesnews.com saya memohon kepada Pemerintah Daerah Kalimantan Barat agar jalan lintas kecamatan didaerah kami tolong diperbaiki, besar harapan saya agar

kedepanya adanya sentuhan langsung dari pihak pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan lintas kecamatan di daerah kami agar hal yang saya alami ini tidak lagi terjadi kepada saudara/i saya yang lainya. Pungkas diva.

Red : Bobi Hk

Editor: Feriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *