Kapuas Hulu, Kalbar, Startimenews.com— Di tengah arus zaman yang terus berubah, masyarakat Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kembali meneguhkan jati dirinya. Melalui musyawarah adat yang sarat makna, Salikin terpilih menjadi Pengawa atau Kepala Adat Suku Melayu, pemimpin yang bukan hanya mengayomi, tetapi juga mewarisi amanah budaya leluhur.
Pemilihan yang berlangsung pada Rabu (9/4) ini bukan hanya sebuah proses administratif, melainkan sebuah pernyataan: bahwa adat istiadat Melayu masih hidup, berakar kuat, dan terus menyala di hati masyarakat. Suasana pemilihan berlangsung penuh khidmat, dilingkupi semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap warisan budaya.
LAM, Penjaga Nadi Budaya Melayu
Lembaga Adat Melayu (LAM) hadir sebagai penjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat Silat Hulu, LAM bukan hanya lembaga, melainkan simbol keutuhan, keseimbangan, dan identitas.
Menurut Ketua LAM setempat, ada tiga peran utama yang terus dijalankan:
Menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat, agar tetap menjadi solusi atas tantangan kehidupan sosial modern.
Menganugerahkan gelar adat, sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang berdedikasi menjaga marwah budaya.
Memberikan pelatihan adat, khususnya dalam tradisi pernikahan, demi memastikan generasi muda tak tercerabut dari akar budayanya.
Budaya Bukan Warisan Mati, Tapi Nafas Kehidupan
Adat Melayu bukan sekadar peninggalan, tapi hidup dalam keseharian masyarakat. Sopan santun, gotong royong, dan musyawarah bukan hanya nilai, tapi cara hidup. Mekanisme pemilihan pemimpin yang mengedepankan mufakat pun menjadi bukti bahwa demokrasi telah lama tumbuh dalam akar budaya Melayu.
Harapan di Tangan Pengawa Baru
Salikin kini memikul amanah besar. Ia bukan hanya memimpin, tapi juga menjaga bara adat agar terus menyala, menjadi pelita bagi generasi yang akan datang. Dalam sorot mata masyarakat, ada harapan agar nilai-nilai luhur tetap menjadi penuntun di tengah zaman yang cepat berubah.
“Pemilihan ini bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang memastikan adat terus hidup dan tak pernah padam,” ungkap seorang tokoh adat usai acara.
Korlip Kalbar: Stk
Adat yang Tak Pernah Padam: Salikin Diamanahkan Jadi Pengawa Melayu Silat Hulu






