Entikong, Startimenews.com – Gedung Serbaguna Indonesia (SGI) PLBN Entikong malam itu, Jumat (15/08/2025), menjadi saksi bisu lahirnya para pengibar bendera terbaik Kecamatan Entikong. Puluhan pasang mata menyaksikan derap langkah tegap generasi muda yang resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Entikong Tahun 2025.
Dalam suasana khidmat, Camat Entikong Yulius Eka Suhendra, S.Sos. bertindak sebagai pembina upacara. Ia menyampaikan pesan tegas sekaligus penuh haru agar para anggota Paskibra menjadikan momentum ini sebagai ikrar menjaga Merah Putih tetap berkibar, bukan hanya di lapangan upacara, tetapi juga dalam jiwa.
Hadir pula jajaran penting yang memberi makna tersendiri pada acara sakral ini: Danramil Entikong Kapten Inf. Indra Fiansyah Chaniago, Wakapolsek Entikong AKP Mujiyono yang mewakili Kapolsek, Kepala Kantor Bea Cukai Entikong Rudi Endro Pratikto, Kakanim Entikong Henry Dermawan Simatupang, serta perwakilan LKK dan Puskesmas Entikong.

Maju Sehari Lebih Awal
Sebenarnya, pengukuhan Paskibra dijadwalkan pada 16 Agustus 2025, sesuai dengan tanggal yang tertera di spanduk resmi. Namun, para pelatih sepakat untuk memajukan acara sehari lebih awal. Alasannya sederhana namun mendalam: memberi waktu istirahat penuh kepada para anggota Paskibra agar tenaga dan mental mereka benar-benar prima saat bertugas di upacara puncak 17 Agustus 2025.
Kebanggaan Keluarga, Kebanggaan Entikong
Di balik derap langkah seragam, tersimpan kisah bangga yang tak kalah menggetarkan. Salah satunya adalah Nur Jelita Aulia Lestari, siswi SMPN 1 Entikong yang dipercaya sebagai pengawal pasukan. Gadis ini merupakan putri dari Saepul, seorang pembina sekaligus koordinator media Lapan6online.com Kalbar. Senyum bahagia tampak jelas ketika Nur Jelita berdiri tegap di barisan, seakan berkata pada dunia: “Inilah sumbangsih kecilku untuk negeri.”

Nama-Nama yang Akan Mengibarkan Sang Saka
Para pelatih yang berasal dari unsur Polsek, Koramil, hingga Satgas Pamtas telah menempa anak-anak Entikong dengan disiplin dan dedikasi. Di barisan utama, Afraini Kristian Milanda (SMKN 1 Entikong) mendapat kehormatan sebagai pembawa baki pengibaran, sementara Jenifer Eugine Vincensia (SMAN 1 Entikong) bertugas pada penurunan.
Adapun tiga pengibar bendera pilihan adalah:
-
Vicky Wibowo Laksono (SMAN 1 Entikong)
-
Alif Fatir (SMAN 1 Entikong)
-
Aldi Malindo (SMKN 1 Entikong)
Sementara deretan nama dari Pasukan 17 dan Pasukan 45, yang terdiri dari putra-putri terbaik berbagai sekolah di Entikong, menegaskan satu hal: kebanggaan atas persatuan generasi muda di wilayah perbatasan.
Lebih dari Sekadar Upacara
Bagi masyarakat Entikong, Paskibra bukan hanya seremonial tahunan. Ia adalah simbol persatuan, kedisiplinan, dan pengingat bahwa semangat kebangsaan tetap hidup bahkan di ujung negeri, tepat di garis perbatasan Indonesia–Malaysia.
Malam pengukuhan itu pun ditutup dengan wajah-wajah yang sumringah, pelukan haru keluarga, dan doa-doa lirih yang menggema di ruang SGI. Generasi muda Entikong telah mengikat janji dengan Sang Merah Putih.
Dan pada 17 Agustus nanti, mereka bukan sekadar mengibarkan bendera—mereka akan mengibarkan mimpi dan martabat bangsa di langit perbatasan.
Red.Abang Hafiz Ramadhan












