Kuburaya STARTIMENEWS.COM. jum at 4 September 2024. Paket pekerjaan Pembangunan Perkuatan tebing di Sungai berembang kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kuburaya kini jadi perhatian Publik,
Bagaimana tidak Pekerjaan tersebut dianggarkan APBN Pusat senilai 37. Dan miliar, dan di adendum kembali pada tanggal, PS 0102-Bws9.7.1/PKADD/05.012026, pada Tanggal 13 april 2026, sebesar Rp: 37. Miliar.
Dalam masa pelaksanaan adendum satu pekerjaan perkuatan tebing sungai berembang juga diduga, mengalami kesalahan theknis dan keterlambatan sehingga secara theknis pelaksana mengajukan kembali adendum yang kedua senilai Rp: 18 miliar lebih dengan No kontrak, PS 0102- Bws9.7.1/PK/ ADD/05.02/2026 pada tanggal 02 juni 2026.
Hal tersebut menjadi pertanyaan besar dikalangan publik yang menilai bahwa dalam satu tahun ada dua kali adendum dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan perkuatan tebing sungai betembang,
Yang menelan dana keseluruhan sebesar 95. Miliar lebih dan ini bukan anggaran kecil bagi masyrakat yang menilai dilapangan dimana pekerjaan tersebut masih dikategorikan belum finising dan terkesan ditinggalkan begitu saja tanpa ada finisnya,
Sebagaimana kegiatan tersebut di kelola oleh satuankerja SNVT PELAKSANAAN JARINGAN SUMBER AIR KALIMANTAN I PROVINSI KALIMANTAN BARAT. dan sebagai pelaksana lapangan PT. WIRATA DAYA MUKTITAMA Dengan 270 hari kalender masa kerja,
Masyarakat kini mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut hanya pemasangan turapnya saja, apakah pejerjaan tersebut sudah finising sesuai yang tertuang didalam kontrak,
Saat awak media ini kelokasi dalam pendampingan tim LPK-RI di lapangan dalam melakukan pemeriksaan pada fisik pekerjaan perkuatan tebing sungai berembang tepatnya di jalan raya Sungai kakap Desa Pal, sembilan kecamatan sungai kakap, pada jum at 4 September 2026,
Mulyadi mengatakan, memang benar sesuai aduan masyrakat bahwa.pekerjaan perkuatan tebing ini sungai berembang ini kam duga belum dinyatakan selesai dan masih ada beberapa aitem yang menurut kami belum dikerjakan,
Jika dari satker sudah menyatakan selesai kami akan melayangkan surat kelarivikasi tentang status kegiatan perkuatan tebing tersebut,
Dan ini bukan main main dengan anggaran yang cukup pantastis lumayan besar, jika pelaksanaan nya seolah main-main,
Kita minta pihan balai memberikan keterangan yang jelas dan pelaksana lapangan di tuntut pertanggungjawabannya sebagai pelaksanaan kegiatan,
Jika terdapat ada ketidak wajaran dalam pelaksanaannya. Kita juga minta untuk di audit oleh pejabat yang berwenang agar dapat menemukan permasalahannya,
Bukan hanya itu juga kalau ada bentu pelangharan administrasi dalam pengadaan dan lelangnya kita minta pihak kejati kalbar secara resmi nanti untuk melakukan pemeriksaan secara transfaran dan terbuka, supaya publik bisa melihat kinerja pejabatnya sendiri ungkap mulyadi”,
[Time Redaksi] MM008












