STAR-TIME NEWS.COM. Pontianak Jumat, 26 Juli 2025 Proyek perkuatan tebing Sungai ana di Kabupaten Sintang kembali disorot. Tim Investigasi Nasional Start Time News.com melayangkan surat resmi kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I,
menyebut adanya potensi kegagalan desain dan pelaksanaan yang memicu kerusakan dini pada struktur tebing.
Surat bernomor HM 01-Bws9/190, tertanggal 25 Juli 2025, menyoroti retakan dan kemiringan struktur yang muncul hanya setahun setelah proyek dibangun pada 2023 dan kembali dikerjakan pada 2024.
Retakan Dianggap Serius, Bukan Masalah Alamiah
Mengacu pada SNI 2847:2019, retakan struktur di kawasan jenuh air dinilai sebagai indikator instabilitas, bukan sekadar kerusakan ringan.

Tim investigasi juga menilai argumen BWS terkait tanah labil dan fluktuasi muka air sungai sebagai pembelaan yang lemah secara teknis dan hukum.
Permen PUPR No. 22 Tahun 2018 mewajibkan analisis geoteknik dan hidrologi sebagai dasar utama proyek pengamanan tebing.
Ketidaksiapan terhadap kondisi tersebut justru menunjukkan kelemahan pada tahap perencanaan.
Desak Audit Independen dan Keterbukaan Data,
Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Start Time News meminta dokumen teknis proyek dibuka ke publik, seperti gambar rencana, log pengawasan, dan hasil uji laboratorium.
Empat tuntutan diajukan dalam surat tersebut:
1. Audit teknis oleh tim independen lintas
Institusi
2. Publikasi terbuka hasil audit
3. Pemulihan proyek dengan standar
Tinggi
4. Pelibatan masyarakat, media, dan LSM
Dalam pengawasa
Infrastruktur Adalah Kepercayaan
“Proyek publik bukan sekadar beton, tapi cermin kepercayaan rakyat terhadap negara,” tulis Tim Investigasi dalam penutup surat. Mereka menegaskan bahwa tanpa transparansi dan evaluasi terbuka, kepercayaan publik akan terus melemah—terutama di wilayah rentan bencana seperti Sintang.
📧 Kontak Redaksi: redaksi@starttimenews.com
🌐 Dokumen dan video lengkap: www.starttimenews.com/investigasi-tebing-Sungai ana-sintang
🕊️ Start Time News.com — Menembus Fakta, Menyalakan Nurani












