Pontianak,Kalbar — Startimenews.com Dalam momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sultan Syarif Melvin Alqadri, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat,
menyampaikan pesan kebangsaan agar kemerdekaan tidak berhenti sebagai peringatan sejarah, tetapi terus diwujudkan dalam bentuk keadilan, kesejahteraan dan pemerataan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di hari kemerdekaan ini, marilah kita menjadikan kemerdekaan bukan hanya sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi sebagai amanah untuk terus menghadirkan negara yang adil, kuat, berdaulat dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sultan Syarif Melvin Alqadri menyampaikan harapan agar pemerintah terus memastikan bahwa makna kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri.
“Pembangunan harus semakin merata, ekonomi rakyat harus semakin kuat, lapangan kerja harus semakin terbuka, pendidikan dan kesehatan harus semakin berkualitas, serta kekayaan alam harus dikelola secara amanah sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum kemerdekaan tersebut.
Menurutnya, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi bangsa yang mampu mengelolanya dengan amanah, adil dan bertanggung jawab, menjaga persatuan, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta memastikan tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal di tanah airnya sendiri.
Kemerdekaan juga mengajarkan bahwa pemerintah dan rakyat bukanlah dua pihak yang harus saling berhadapan. Pemerintah merupakan pemegang amanah rakyat, sementara rakyat adalah kekuatan utama negara. Karena itu, setiap kebijakan negara harus berpijak pada kepentingan rakyat, memperhatikan kebutuhan daerah, serta mempertimbangkan kepentingan generasi yang akan datang.
Sebagai wakil daerah di lembaga perwakilan, Sultan Syarif Melvin Alqadri menilai pembangunan Indonesia harus terus diarahkan pada penguatan keadilan sosial, pemerataan ekonomi dan kemandirian daerah.
Pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mampu membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat. Infrastruktur harus memperkuat konektivitas, pendidikan harus membuka masa depan generasi muda, lapangan kerja harus memberikan kepastian kehidupan, dan pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta daerah penghasil.
“Jangan sampai kemerdekaan politik yang telah diperjuangkan para pendahulu kita tidak diikuti oleh kemerdekaan ekonomi dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” menjadi pesan penting dalam refleksi kemerdekaan tersebut.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga Indonesia melalui semangat gotong royong, persatuan, keadilan, kedaulatan ekonomi dan penghormatan terhadap hukum.
Kemerdekaan, menurutnya, harus semakin nyata dirasakan dalam kehidupan sehari-hari—di desa dan kota, di pusat maupun daerah, di ruang pendidikan, dunia usaha, tempat kerja, hingga pelosok negeri.
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81.
Semoga pemerintah semakin kuat dalam menjalankan amanah, rakyat semakin sejahtera, daerah semakin maju, dan Indonesia semakin berdaulat, adil, makmur serta disegani dunia.
MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!
Red/Hs












