STARTIMENEWS.COM- Sabtu 4 Juli 2026 Singkawang-kembali mencuat Nama A’on [Alias Budiyanto], yang tersandung kasus penggelapan Dana 8,5 M yang viral dimedia sosial kembali mencuat,
setelah kasus penggelapan yg baru2 ini viral dan mengheboh kan seluruh pengusaha di Kalbar.., perusahaan yg owner nya pengusaha dr jakarta mengaudit semua biaya pengeluaran yg selama ini di percayakan kepada Budiyanto, alias A ON
Kini perusahaan kembali menemukan biaya pengeluaran yg cukup besar serta tidak semesti nya.,patut di duga biaya tersebut tidak di gunakan utk kepentingan perusahaan.,selama ini,
ANDY yang biasa Disapa sebagai Coco Andy, sebagai pemilik perusahaan memberikan kepercayaan penuh kepada Budiyanto dalam menjalankan Usaha nya, di Kalbar,termasuk segala bentuk biaya apapun,
setelah di selidiki banyak dana yg di klaim ke perusahaan,namun tidak di gunakan untuk kepentingan perusahaan, namun dipakai untuk kepentingan Pribadi jelasnya,
Saat awak media menghubungi Andy sebagai Oner diprusahaan yang dijalankan A On pada sabtu 4 juli 2024 jam 3 dinihari melalui via fone whtsApp, mengatakan,
Angka kerugian pun semakin membengkak termasuk baru-baru ini di temukan ada nya pengeluaran biaya lumayan besar yg di gunakan Budiyanto,
uang cash dari kantor senilai 150 jt yg harus nya di setor kan ke pemilik Modal malah di ambil Budiyanto namun tidak memberikan penjelasan uang tersebut di gunakan utk keperluan apa,
setelah di telusuri dari beberapa karyawan oleh Andy, sebagai pemilik modal, kembali Budiyanto membuat prilaku yg tidak terpuji.
Beredar isu bahwa uang tersebut di gunakan untuk mengurus salah satu karyawan perusahaan yg blm lama ini diduga terlibat kasus Narkoba.
Dimana yg seharusnya biaya itu tidak menjadi tanggung jawab perusahaan,Namun sampai saat ini karyawan tersebut masih dalam tahanan Polres singkawang,sehingga menimbulkan pertanyaan besar,uang perusahaan tersebut di gunakan utk keperluan apa dan kemana lari nya, pungkas andy,
setelah di dalami semua kejadian beredar isu uang tersebut ternyata bukan utk pengurusan karyawan malah di gunakan Budiyanto utk menebus mobil pribadi nya yg ikut di tahan sebagai barang bukti dalam kasus kepemilikan Narkoba yg di tangani oleh Polres Singkawang,
dalam hal ini andy menjelaskan, Bung Riki anggota IWO Area Singbebas sekaligus mewakili insan pers Kalbar ikut berkomentar dan prihatin tentang kasus yg di lakukan oleh Budiyanto dg membawa nama Aliansi jurnalis kalbar serta Mencoreng Nama baik para insan awak media, yg ada di singbebas,
kami meminta Kepada APH di wilayah hukum kota Singkawang untuk dapat menindak lanjuti isu yg kini sedang hangat di bicarakan masyarakat Kalbar,
yg jelas beredar info bahwa kasus Narkoba yg menjerat seorang karyawan yg bekerja dg Budiyanto, bahwa barang haram tersebut(Shabu2) adalah milik Budiyanto.
Kami meminta agar aparat penegak hukum dapat segera menemukan Budiyanto yg di kabar kan menghilang agar dapat memberi kan penjelasan ke Publik atas semua perbuatan nya,jika memang terbukti kami minta agar segera di proses Hukum,
karena banyak masyarakat yg resah dg tingkah laku dan perbuatan nya.
Sejak terbongkarnya kasus penggelapan ini, pihak pemilik modal (Andy),mengaudit ulang seluruh biaya yg di klaim Budiyanto periode 2024-2026,,,membengkak,di temukan banyak kejanggalan yg biaya tersebut tidak di gunakan utk kepentingan perusahaan,
Pemilik modal,dalam hal ini Andy, menyampaikan kekecewaan nya yg bertubi tubi, terhadap Budiyanto yg selama ini di percaya penuh dalam mengelolah segala biaya keperluan kantor dan karyawan.
Malah momen ini di maafkan Budiyanto untuk menguras habis uang perusahaan sampai habis,
dari hasil audit jg di temukan kejahatan yg di lakukan budiyanto…1 unit mobil toyota rush yg menjadi aset perusahaan di jual ole budiyanto seharga 127 juta rupiah, yg di trsnfer langsung ke rek atas nama budiyanto,namun uang tersebut tidak di kembalikan ke perusahaan jelas andy kepada awak media ini,
Andi menambahkan diakhir pembicaraan kita sudah dibuat resah dan rugi besar atas perbuatan saudara a on ini, namun hingga sampai saat ini a on alias budianto sama sekali tidak menunjukan itikat baiknya tethadap kita,
Sampai – sampai membuat informasi palsu dan menyesatkan, bahwa apayang saya kelukan tersebut semuanya bohong dan palsu, kalau memang benar buktikan saja kalau apa yang saya jelaskan itu tidak benar,
Jangan bersembunyi dibalik layar dan memanfaatkan beberapa media untuk memplontir fakta dan seolah-olah dia adalah korban dari ke adaan dan fitnah. Kita tunggu keberaniannya, tutup andy,
[Tim Red] MM008












