Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Jalan Trans Kalimantan Sanggau, 16 Rumah Terdampak

Sanggaustartimenews.com Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menyebabkan terjadinya banjir di kawasan permukiman warga di Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah warga melaporkan adanya genangan air yang merendam rumah-rumah di sekitar Jalan Trans Kalimantan. Informasi ini segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Toba.

Dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Toba Ipda M.K. Barus bersama tiga personel, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta memastikan kondisi warga dan situasi di lapangan.Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sebanyak 16 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 1 hingga 1,5 meter. Selain itu, satu fasilitas umum dan satu rumah ibadah turut tergenang air.

Genangan air juga terpantau menggenangi ruas Jalan Trans Kalimantan sepanjang kurang lebih 150 meter. Meski demikian, arus lalu lintas di lokasi masih terpantau lancar dan dapat dilalui kendaraan.

Berdasarkan keterangan warga setempat, air mulai masuk ke permukiman sejak pukul 22.30 WIB hingga sekitar pukul 00.30 WIB. Saat ini, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut.

Kanit Intelkam Polsek Toba, Ipda M.K. Barus, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan dan memastikan situasi tetap terkendali.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung di lokasi. Saat ini air sudah mulai surut dan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat setempat telah cukup sigap dalam mengantisipasi dampak banjir, sehingga potensi kerugian dapat diminimalisir.

Sementara itu, Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H., menjelaskan bahwa banjir yang terjadi dipicu oleh meluapnya Sungai Bawang akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.“Peristiwa ini memang kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir,” kata Kapolsek.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli serta pemantauan di titik-titik rawan guna memastikan keselamatan masyarakat.

Selain itu, himbauan juga telah disampaikan kepada warga agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melapor apabila terjadi potensi bencana serupa.

Dengan kondisi air yang mulai surut, aktivitas warga diharapkan dapat kembali normal. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Red : Abang Syamsumen

Sumber : Humas Polres Sanggau (Dny Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *