Sintang, Kalbar, Startimesnews.id – Suasana hangat terasa di Masjid Miftahul Huda, Desa Balaiharapan, Kecamatan Tempunak, Sabtu (14/9) malam. Lebih dari 50 jamaah Jemaat Ahmadiyah Balaigana hadir memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, atau yang dikenal di kalangan mereka dengan sebutan Shiratun Nabi.
Acara diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Suwono, dilanjutkan doa pembuka yang dipimpin Mln. Sajid Ahmad Sutikno, Mubaligh Daerah Kalbar 2. Dalam tausiyahnya, Sajid menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, terutama kelembutan hati dan kepedulian terhadap sesama.
Ia mengangkat kisah sederhana yang penuh makna: ketika seorang miskin memberikan semangkuk anggur masam kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah memakannya hingga habis dengan senyum tulus, meskipun rasanya masam, demi menjaga kebahagiaan pemberi.
“Teladan ini mengajarkan kita agar selalu menjaga perasaan orang lain, bahkan dalam perkara yang terlihat sepele,” ujar Sajid di hadapan jamaah.
Pesan itu menggugah hati banyak hadirin yang tampak terharu. Mereka diajak untuk lebih menghargai pemberian siapa pun dan tidak mudah melukai hati orang lain.
Perayaan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi ungkapan cinta kepada Rasulullah, tetapi juga momen memperkokoh nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Mln. Edi Zulkarnaen, menghadirkan suasana teduh dan penuh harapan agar keteladanan Nabi Muhammad SAW terus membimbing umat. (Red.)












