TIME NUSANTARA.COM – Jakarta, 13 Agustus 2025
Suasana hangat namun sarat ketegasan menyelimuti ibu kota hari ini ketika seluruh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya dari Sabang hingga Merauke berkumpul di Jakarta.
Agenda utama mereka: menggelar audiensi penting untuk menanyakan perkembangan Surat Keputusan (SK) partai yang telah lama mereka nantikan.
Berdasarkan catatan resmi, Partai Berkarya telah mengajukan permohonan percepatan verifikasi akun AHU,
verifikasi AD/ART, serta kepengurusan kepada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) pada 5 Agustus 2025 pukul 14:35:18 WIB. Sebelumnya, pada 29 Juli 2025 pukul 10:46:44 WIB, pihak partai telah melengkapi seluruh berkas administrasi sesuai prosedur.
Dalam pertemuan tatap muka dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas, para Ketua DPW mendengar penegasan bahwa pemerintah tidak pernah bermaksud mempersulit proses administrasi partai politik.

“Saya tidak menahan atau menghambat. Prinsip saya, semua harus dipermudah demi partai. Siapa yang lebih dulu mengajukan dan diperiksa, pasti akan saya proses.
Bahkan, SK-nya bisa saya antarkan langsung,” ujar Menkumham dengan tegas di hadapan jajaran pimpinan DPW.
Namun, ketika mendengar fakta bahwa Partai Berkarya telah mengajukan permohonan pada 5 Agustus-lebih dahulu daripada pihak lain yang dikabarkan telah menerima SK-
Menkumham tampak terkejut. Ia menyatakan akan memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi persoalan ini.
Para Ketua DPW kemudian mengajak Menkumham duduk bersama mencari solusi. Meski agenda beliau padat hingga 22 Agustus 2025 karena berbagai kegiatan kenegaraan,
Menkumham menegaskan akan memeriksa secara detail siapa yang lebih dahulu mengajukan permohonan, sekaligus memastikan proses berjalan sesuai aturan dan asas keadilan.
Kini, seluruh Ketua DPW Partai Berkarya se-Indonesia menanti realisasi janji tersebut. Bagi mereka, SK bukan sekadar dokumen administratif,
tetapi simbol legitimasi perjuangan, tonggak konsolidasi organisasi, dan kunci langkah besar Partai Berkarya menuju panggung politik nasional.
Tim- Red












