Dra. Evi Indrawaty Tegaskan: “Persatuan Lebih Penting dari Ego, Kalbar Harus Dibangun Bersama”

Star Time | Headline Utama 10 Agustus 2025

Pontianak – Star Time — Suhu politik di Kalimantan Barat kembali menghangat setelah pernyataan Gubernur Drs. H. Ria Norsan tentang istilah “wartawan bodrex” pada perayaan HUT ke-6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar mengundang beragam reaksi publik. Sorotan media dan komentar warganet membuat isu ini menjadi topik nasional dalam hitungan jam.

Namun di tengah riuh debat dan silang pendapat, Ketua DPW Partai Berkarya Kalimantan Barat, Dra. Evi Indrawaty, memilih jalur berbeda. Alih-alih memperkeruh suasana, Evi hadir membawa pesan penyejuk: hentikan pemborosan energi pada perdebatan personal, saatnya merapatkan barisan untuk agenda besar — membangun Kalbar.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk membangun Kalbar. Jangan biarkan energi kita habis oleh isu-isu yang hanya memanaskan emosi. Sekarang waktunya menyatukan langkah dan fokus pada kerja nyata,” tegas Evi dalam pernyataan resminya kepada Star Time.

Bagi Evi, hubungan media, pemerintah, dan masyarakat bukanlah arena benturan, melainkan pondasi saling menopang demi keberhasilan pembangunan.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah dan rakyat. Tanpa media, kebijakan tidak akan menemukan jalannya ke hati publik. Mari kita pastikan setiap berita menjadi jembatan yang menghubungkan visi pembangunan dengan harapan masyarakat, bukan tembok yang memisahkan,” ujarnya.

Sikap ini dinilai pengamat sebagai langkah politik yang matang. Di saat banyak tokoh tergoda untuk ikut arus retorika panas, Evi justru memposisikan diri sebagai katalis persatuan. Strategi ini membuatnya mendapat perhatian positif dari berbagai lapisan, mulai dari aktivis, akademisi, hingga tokoh adat.

Sebagai figur perempuan aktif di dunia politik dan sosial, Evi melihat keberagaman pandangan bukan sebagai sumber perpecahan, melainkan aset demokrasi.

“Kita tidak akan bisa membangun jika tercerai-berai. Persatuan adalah modal utama. Kalbar memanggil kita semua untuk berkontribusi tanpa memandang warna politik atau latar belakang,” tambahnya.

Pernyataannya diakhiri dengan seruan optimis yang langsung mendapat sambutan hangat:

“Bersama kita kuat, bersatu kita maju. Mari kita buktikan bahwa anak-anak Kalbar mampu berdiri tegak di garda terdepan demi masa depan yang lebih cerah.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *