STARTIME.NEWS.COM, 12/2/2026 – Sugioto, yang akrab disapa Rico, menerima Bintang Kehormatan Jasa Bakti dari Scout Pengakap Malaysia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dato’ Sri Dr. Chong Lian Foo selaku Charter President of Malaysia Scout Club.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi sosial yang dinilai konsisten serta berdampak bagi masyarakat.
Selama bertahun-tahun, Rico aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial, yang tidak hanya menyentuh komunitas di sekitarnya,
tetapi juga membangun jejaring kolaborasi lintas wilayah. Bintang Kehormatan Jasa Bakti merupakan anugerah resmi dari Kelab Pengakap Malaysia. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dinilai berjasa,
baik bagi organisasi kepanduan maupun bagi masyarakat luas. Proses penetapannya melalui mekanisme musyawarah internal, dengan dua kategori penganugerahan, yakni Emas dan Perak, yang mencerminkan tingkat pengabdian serta dampak kontribusi penerima.
Bagi Rico, penghargaan tersebut menjadi momen yang sarat makna. Ia menyebutnya sebagai kehormatan besar yang juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan rekan-rekan yang selama ini mendukung langkahnya.
“Ini bukan semata tentang saya pribadi, tetapi tentang kerja bersama dan semangat untuk terus memberi manfaat,” ujarnya.
Pengakuan dari negara sahabat ini menjadi penanda bahwa kerja-kerja sosial yang dijalankan secara tulus dan berkelanjutan dapat melampaui batas wilayah, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas di kawasan.
Pengakuan yang diterima Sugioto, atau Rico, ternyata tidak datang secara tiba-tiba. Ia menyebut, aktivitas sosial yang selama ini dijalaninya rupanya turut dipantau oleh jejaring seprofesi di luar negeri.
“Rupanya, itu sampai termonitor oleh teman-teman seprofesi di negara tetangga dan komunitas lainnya,” ujar Rico.
Bagi Rico, pengabdian sejati memang tidak selalu membutuhkan sorotan maupun pengakuan. Namun ketika apresiasi itu datang, ia memaknainya sebagai pengingat akan tanggung jawab yang lebih besar.
Penghargaan Bintang Kehormatan Jasa Bakti dari Scout Pengakap Malaysia, yang diserahkan oleh Dato’ Sri Dr. Chong Lian Foo, menurutnya bukanlah garis akhir, melainkan awal dari komitmen yang semakin kuat.
Ia menilai, penghargaan tersebut menegaskan bahwa kontribusi sosial tidak mengenal batas geografis. Apa yang dikerjakan di satu daerah dapat memberi dampak hingga melintasi negara, selama dilakukan dengan ketulusan dan konsistensi. Dalam konteks itu, Rico menjadi contoh bagaimana kerja-kerja sunyi dapat menembus sekat wilayah dan diapresiasi secara internasional.
Kelab Pengakap Malaysia sendiri dikenal memiliki standar ketat dalam pemberian anugerah kehormatan. Setiap penerima dicatat secara resmi, diberikan nomor penghargaan, serta diabadikan dalam sertifikat dan surat keterangan penerimaan. Mekanisme ini menjadikan Bintang Jasa Bakti bukan sekadar simbol seremoni, melainkan bagian dari catatan sejarah personal dan institusional organisasi.
Bagi komunitas kepanduan dan sosial, penghargaan yang diterima Rico menjadi penegasan bahwa nilai-nilai kepanduan—seperti pengabdian, solidaritas, dan kemanusiaan—tetap relevan di tengah dinamika zaman. Nilai-nilai itu tidak berhenti sebagai slogan organisasi, melainkan hidup dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ke depan, Rico berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemantik semangat, khususnya bagi generasi muda. Ia ingin semakin banyak anak muda yang terlibat dalam kegiatan sosial tanpa pamrih, tanpa menunggu pengakuan.
“Bagi saya, kehormatan tertinggi bukanlah medali atau bintang. Kehormatan sesungguhnya adalah ketika apa yang kita lakukan memberi dampak nyata dan berarti bagi sesama,” tuturnya.
Penghargaan lintas negara ini pun menjadi pengingat bahwa kerja sosial yang dilakukan dengan konsisten dapat membangun jembatan kemanusiaan, mempererat relasi antarkomunitas, sekaligus menghadirkan harapan bahwa semangat pengabdian akan terus tumbuh dari generasi ke generasi.
SUMBER LPK-RI Kalbar
Tim awak media/MM












